Pollen Tumbuhan Kelor

Kelor atau Moringa Oleifera merupakan tumbuhan yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia, terkhusus Nusa Tengara Timur. Tumbuhan ini diolah sedemikian rupa sehingga dihasilkan serbuk daun kelor yang memiliki nilai jual ekspor. Namun, pada kesempatan kali ini saya tidak menyorot pada nilai ekonomisnya tetapi ke aspek biologis, tepatnya pada Pollen Tumbuhan Kelor.

Gambar Bunga Tumbuhan Kelor

Konon kelor sebagai tumbuhan ajaib, sebagaimana artikel di laman LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang bertajuk Kelor, Si Pohon Ajaib. Terlepas dari kehebatannya baik kandungan nutrisi maupun mistis. Kelor masuk dalam golongan tumbuhan berbunga .

Berdasarkan wikipedia, kelor termasuk dalam Genus Moringa, family Moringaceae, Ordo Brassicales. Gembong Tjitrosoepomo dalam Taksonomi Tumbuhan mendeskripsikan bahwa suku Moringaceae memiliki dasar bunga bangun mangkuk, kelopak terdiri atas 5 daun kelopak, mahkota pun terdiri dari 5 daun mahkota. Benang sari ada 5 (tempat Pollen Tumbuhan Kelor) tambah dengan 5 lagi yang mandul (staminodium).

Tumbuhan Kelor (moringa Oleifera)

Berdasarkan analisis kenampakan serbuk sari menggunakan mikroskop cahaya 10 x 40 . Serbuk sari milik Moringa oleifera merupakan pollen tunggal, dengan ciri paling menonjol memiliki tiga buah kutub.

Gambar Kumpulan Pollen Moringa Oleifera
Gambar Satu Pollen Tumbuhan Kelor
Gambar Pollen Moringa Oleifera yang seakan memiliki 3 kutub.

Berdasarkan Kew Bulletin Vol. 40, No. 1 (1985), lebih tepatnya The Pollen Morphology of Moringaceae yang tulisan I. K. Ferguson. Suku moringaceae memang memiliki tiga polar pada pollen. Secara terperinci artikel ini juga menampilkan foto SEM untuk pollen anggota Moringaceae secara detail.

Nah, itu tadi pengalaman saya melihat pollen dari tumbuhan kelor. Dan pada artikel mendatang akan sambung pada Pollen dari tumbuhan lainnya. Terima kasih semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar