Menghapus Website Indomangga Terasa Sangat Berat

Pada 23 Oktober 2020 sebuah keputusan yang sangat berat saya lakukan. Keputusan tersebut adalah saya menghapus salah satu website kesayangan yang sudah saya bangun selama lebih dari lima tahun. Sangat berat rasanya ketika harus menekan tombol hapus pada panel admin (merasa seperti keluarga atau saudara). Ada rasa duka dan bercampur haru selama proses tersebut. Menghapus website Indomangga terasa sangat berat namun itu harus saya lakukan dikarenakan beberapa sebab berikut.

Perlu Fokus Untuk Memelihara Website

Memelihara website khususnya website yang berisikan artikel-artikel informasi memerlukan fokus. Fokus yang saya maksudkan disini adalah bagaimana cara seorang webmaster mengelola artikel-artikel yang lama tetap layak tetap baca. Dan bagaimana mencari topik topik menarik yang baru yang relevan dengan kondisi sekarang. Dua hal tersebut memerlukan fokus yang tinggi termasuk didalamnya motivasi dan ide kreatif. Hal ini membuat kesulitan sejumlah webmaster yang mengelola lebih dari satu website, termasuk saya. Selama ini saya mengelola Indomangga dan Yan Surahman Official Website secara bersama-sama. Awalnya saya mengira bahwa mengelola beberapa web secara bersamaan akan menghasilkan lebih banyak kesempatan. Namun, ternyata membuat fokus menjadi terpecah dan itu sangat tidak bagus untuk prospek kedepannya.

Perlu Tenaga Dan Stamina

Seorang pembuat artikel website yang kreatif dan anti copas tentu akan membuang banyak tenaga untuk menghasilkan satu artikel. Hal ini terjadi juga pada saya, saya selalu menjaga kualitas artikel website dengan cara tidak melakukan copy-paste walaupun hanya satu kalimat. Selama ini membuat satu artikel tidaklah mudah, untuk menghasilkan artikel standar dengan 300 kata saya memerlukan waktu paling tidak 2 jam termasuk mengatur kata kuncinya. Bisa terhitung, jika saya mengelola 2 buah web untuk menghasilkan masing-masing satu artikel setiap website Saya memerlukan waktu 4 jam sehari. Padahal saya juga ada pekerjaan lain yang lebih penting.

Problem Hosting Untuk Dua Website

Pengalaman saya mengelola 2 website dalam 1 hosting adalah sangat menantang. Saya menggunakan layanan hosting Domainesia, 1 domain sebagai domain utama dan 1 domain yang lain sebagai add-on. Selama ini domain utama tidak terlalu memiliki banyak kendala, sebaliknya domain Add on selalu terkendala dengan cachenya. Apabila terjadi pembaruan pada website add-on, akan lama dapat berubah pada tampilan pengguna, tidak seperti domain utama. Berdasarkan pengalaman tersebut saya menyimpulkan bahwa tidak ideal menggunakan 2 domain dalam 1 hosting. Ini pun menjadi beban biaya tersendiri apabila menjalankan 2 domain sekaligus.

Keputusan Menghapus Website Indomangga

Beberapa alasan itu menghadapkan saya pada kenyataan harus menghapus salah satu domain website. Dan saya memilih untuk menghapus website yang berusia lebih tua, walaupun konon domain yang berusia lebih tua lebih terpercaya oleh mesin pencari Google. Saya pun menghapus website Indomangga terasa sangat berat, namun apa boleh buat lagi. Selamat tinggal Indomangga, see you next time.

About Yan Surachman 132 Articles
Belajar adalah cara terbaik untuk memperbaiki hidup. Setiap kesalahan yang dibuat kemarin, sebisa mungkin dihindari hari ini. Sehingga besok menjadi hari yang lebih baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*