Mempercepat Website WordPress Dengan Plugin AMP

Tulisan ini berdasarkan apa yang saya alami pada September 2020. Kondisi saat itu, mengharuskan untuk menambah kecepatan load website. Karena Google Search menyatakan bahwa website-website yang terlalu lama loading-nya akan tersingkir dari halaman utama hasil pencarian. Sungguh tantangan berat yang membuat webmaster pun harus kulik-kulik template dan sebagainya. Alhasil, artikel Mempercepat Website WordPress Dengan Plugin AMP menjadi salah satu produk curhat terkait itu.

Mempercepat Website WordPress

Apa itu plugin AMP (AMP Project Contributors)?

Plugin AMP adalah perangkat lunak yang melengkapi CMS WordPress. Seorang webmaster dapat menambahkan plugin AMP pada website mereka. Plugin memiliki fungsi utama mengubah halaman template wordpress menjadi accelerated mobile page. Dan enaknya adalah berlangsung secara otomatis. Sehingga, webmaster tidak memerlukan coding script satu demi satu. Plugin AMP yang saya maksud adalah buatan dari AMP Project Contributors

Keunggulan Menggunakan Plugin

Menggunakan plugin berarti memiliki peralatan yang siap digunakan. Dalam hal ini, ada plugin yang bersifat otomatis dan ada yang bersifat semi-otomatis. Berdasarkan pengalaman saya, WordPress memiliki lebih banyak plugin otomatis daripada plugin semi-otomatis. Mengapa demikian? Lebih lanjut kita dapat memahami bahwa tidak semua webmaster memiliki kemampuan coding script yang mumpuni. Sehingga muncullah para coding-ers yang berniat membantu dan membuatkan plugin-plugin.

Cara Menerapkan Plugin AMP

Plugin AMP oleh AMP Project Contributors memberikan fitur otomatis dan mudah dalam penggunaan. Setelah memasang plugin, silahkan melengkapi wizard yang tersedia. Saya memilih sebagai seorang yang paham edit script pada tahap ini. Saya pun memilih untuk menggunakan AMP transisional. Sehingga saya mendapatkan pilihan menu yang terlihat lebih banyak.

Plugin AMP membuat kanonikal halaman website, serta memeriksa seluruh script yang ada di halaman tersebut. Plugin memberi peringatan jika terdapat script yang tidak sesuai. Webmaster menekan link peringatan untuk melihat detail script bermasalah. Selanjutnya, seorang webmaster dapat menentukan tetap mempertahankan script (KEPT) atau menghilangkan script (REMOVE). Jangan lupa pula untuk klik tombol update.

Hasil Menggunakan AMP

Saya menanamkan plugin AMP pada dua website yang saya kelola. Yaitu Yan Surachman Official Website dan Indomangga Website. Sehingga kedua website ini memiliki dua versi, Mobile version (AMP) dan Desktop version (NoAMP). Halaman website AMP memiliki kecepatan yang sesuai dengan kriteria Google Search. Namun memiliki kekurangan, yaitu tidak bisa menuliskan komentar dan beberapa fitur interaktif lain. Karena fitur-fitur tersebut yang dikorbankan untuk mempercepat loading halaman. Halaman NoAMP membutuhkan waktu loading lebih lama. Namun, fitur interaktifnya lebih fungsional. Ingin pengalaman langsung? Silahkan mengunjungi YSOW dan Indomangga.

Demikian, pengalaman menantang yang saya alami dalam memperbaiki kecepatan load halaman website, Yan Surachman Official Website dan Indomangga Website. Saya mengharapkan tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca semua. Pun, saya ketahui bahwa pembaca terkadang tidak tuntas melihat artikel ini. Sehingga saya berharap pada pembaca untuk lebih mencermati tulisan ini.

About Yan Surachman 132 Articles
Belajar adalah cara terbaik untuk memperbaiki hidup. Setiap kesalahan yang dibuat kemarin, sebisa mungkin dihindari hari ini. Sehingga besok menjadi hari yang lebih baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*