Keluarga Atau Pekerjaan : Sebuah Tantangan Hidup

Keluarga atau pekerjaan adalah salah satu jenjang kehidupan yang pasti teralami oleh seseorang yang sudah menikah. Wah, berarti topik ini sama sekali tidak cocok bagi yang belum menikah dong. Memang tidak bisa mengelak lagi, karena secara alami manusia memang memiliki naluri sosial awal dari keluarga sebelum mengenal orang lain.

Keluarga Atau Pekerjaan Bukan Untuk Pilihan

Banyak masyarakat yang terjebak dalam pilihan yang sebenarnya tidak perlu. Mengapa tidak perlu memilih? karena memang keduanya tidak dapat ternilai dengan baik. Seperti halnya membandingkan sapu lantai dengan tanaman hias. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, yang pada kenyataannya akan menunjang antara satu dengan yang lain. Masih belum bisa paham juga? Oke mari kita bandingkan definisi keduanya.

Definisi Keluarga

Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

Definisi Pekerjaan

Pekerjaan adalah suatu hubungan yang melibatkan dua pihak antara perusahaan dengan para pekerja/karyawan. Para pekerja akan mendapatkan gaji sebagai balas jasa dari pihak perusahaan atau pemberi kerja, dan jumlahnya tergantung dari jenis profesi yang dilakukan berdasarkan kontrak telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Cara Mengelola Pikiran Supaya Tidak Terjebak Masalah Pilihan Tersebut

Berikut ini adalah tips mengelola pikiran supaya tidak membandingkan keluarga dengan pekerjaan

  1. Keluarga adalah bagian tubuh Anda

    Pastikan perasaan kita menyatu dengan perasaan anggota keluarga lainnya. Sehingga apa yang terasa oleh anggota keluarga lain kita juga ikut merasakannya.

  2. Pekerjaan adalah jalan memajukan keluarga

    Kita harus menyadari bahwa pekerjaan yang kita lakukan, hasilnya untuk memajukan keluarga. Sehingga pekerjaan tidak boleh hilang, keluarga pun demikian.

  3. Lebih baik menjalani tanpa memikirkan

    Karena semua manusia pasti mengalami hal ini, maka jalani saja dan tidak perlu repot memikirkan.

About Yan Surachman 132 Articles
Belajar adalah cara terbaik untuk memperbaiki hidup. Setiap kesalahan yang dibuat kemarin, sebisa mungkin dihindari hari ini. Sehingga besok menjadi hari yang lebih baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*