Guru Mengelola Blog Pribadi, Ada Suka Duka Disitu

Mempercepat Website Wordpress Menulis Artikel Website

Apa kabar sahabat YSOW? Semoga kalian baik-baik saja dan selalu mendapatkan keberuntungan yah. Pada kesempatan kali ini saya mau sharing tentang Suka Duka Guru Mengelola Blog Pribadi, seperti Yan Surachman Official Website. Tentu saja, artikel ini saya tulis sesuai dengan kondisi saya dan mungkin berbeda dengan kondisi teman yang lain.

Baca juga artikel menarik lain Pengalaman menjadi Blogger Pendidikan Selama 8 Tahun dan Klasifikasi Materi dan Perubahannya.

Suka Guru Mengelola Blog

Karena Mengubah Internet Menjadi Lebih Positif

Kita mengetahui bahwa dalam internet terdapat beragam konten yang dapat tersebar menjadi konten POSITIF dan konten NEGATIF. Wujud kontennya dapat bermacam-macam, mulai teks, gambar, suara, atau video. Pemerintah melalui Keminfo sudah memblokir sebagian besar konten negatif, namun hal tersebut juga memerlukan dukungan netizen untuk memperbanyak konten positif. Karena menurut saya, konten negatif yang sudah minimal tanpa berbarengan dengan penambahan konten positif itu sama saja bohong. Publik hanya melihat informasi yang itu saja, dan berujung kebosanan.

Karena Merupakan Kebebasan Berekspresi

Dengan mengelola blog, maka seorang guru dapat secara bebas membagikan pendapat, gagasan, dan karya secara luas. Dalam hal ini, pengaruh positif akan lebih mudah tersebar. Berbeda saat seorang guru menunggu forum resmi untuk berbicara pada pertemuan publik. Tidak hanya itu, seorang guru juga dapat berdiskusi melalui kolom komentar yang tersedia pada blog.

Suka Mengelola Blog Karena Mendapatkan Rekan Baru

Dengan menulis blog, maka saya dapat berkenalan dengan orang lain yang memiliki kebiasaan serupa (sama-sama suka menulis). Hal ini membuat rekan satu hobi menjadi bertambah dari hari ke hari. Jujur, hal ini membuat hidup kita terasa asyik dan menyenangkan.

Duka Guru Mengelola Blog

Minim Pembaca

Perbandingan dengan gosip artis, maka perbandingan Blog Guru bagaikan BUMI dengan LANGIT. Setiap gosip artis langsung terlihat oleh jutaan netizen. Namun tulisan non artis (apalagi bidang pendidikan), bisa jadi 10 pembaca dalam setahun itu sudah bagus. Mengapa demikian? karena peribahasa TAK KENAL MAKA TAK SAYANG.

Duka Guru Mengelola Blog Paling Ekstrim Adalah Menguras Kantong Pribadi

Hobi blog itu tidak gratis, selain menghabiskan waktu juga menghabiskan uang kantong. Mengapa demikian? mengelola blog perlu konsentrasi, sebagaimana mengelola kios atau ruko. Perlu mengatur tampilan, mengatur kemudahan, dan memikirkan ide yang sesuai dengan masa depan. Semua itu menguras waktu dan uang, apalagi blog yang pengelolaannya secara mandiri menggunakan top level domain. Bisa jadi dalam setahun menghabiskan uang jutaan rupiah.

Guru Mengelola Blog Pribadi

Demikian sahabat, semoga apa yang saya sharing-kan pada artikel Suka Duka Guru Mengelola Blog Pribadi dapat menjadi pengalaman bersama. Apabila ada kelebihan, maka itu datangnya dari Allah swt dan apabila ada kekurangan ini semata berasal dari kelalaian saya. Sampai jumpa pada artikel-artikel selanjutnya.

About Yan Surachman 132 Articles
Belajar adalah cara terbaik untuk memperbaiki hidup. Setiap kesalahan yang dibuat kemarin, sebisa mungkin dihindari hari ini. Sehingga besok menjadi hari yang lebih baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*