Cashflow Kuadran Di Jenjang SMP Penting Diperkenalkan

Enam tahun mengajar di beberapa sekolah mengerucut pada satu isu yang sering dibicarakan wali murid. Apa isu tersebut? Ialah masalah sekolah dan kerja. Beberapa wali murid mempertanyakan masa depan peserta didik setelah sekolah. Dan tentu saya jawab bahwa sekolah itu sangat penting untuk meningkatkan kemandirian peserta didik yang berguna saat mereka lulus. Di benak saya, tentu saja kegelisahan wali murid tidak sebesar itu jika mengetahui tentang cashflow kuadran.

Kekhawatiran Dan Belajar Sepanjang Hayat

Dinamika kehidupan kerap membuat orang stress, tidak terkecuali wali murid peserta didik SMP. Semakin hari semakin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi dan tidak lagi bisa ditunda-tunda. Hal ini memunculkan kekhawatiran pada wali murid atas nasib anak-anak mereka. Bagaimana jika si anak gagal mandiri? Bagaimana jika si anak tidak mendapatkan lapangan pekerjaan? Wali murid pun semakin khawatir dan saya pun ikut-ikutan khawatir dengan masa depan anak saya sendiri.

Perubahan yang terus menerus membuat hidup tak lagi mudah. Seorang motivator kesuksesan nomor 1 versi majalah Marketing, Tung Desem Waringin, membetikan beberapa saran. Bahwa untuk menghadapi perubahan yang bersifat kontinyu, kita harus memegang teguh 2 kontinyu yang lain. Kotinyu yang dimaksud adalah Allah swt dan Hukum Alam. Perubahan apapun yang terjadi yakinlah bahwa itu adalah kebaikan dari Allah swt, sehingga hidup ini dipenuhi pikiran positif. Pikiran positif menghendaki hidup dimaknai dalam 2 (dua) kata yaitu belajar atau berhasil.

cashflow kuadran

Berikutnya adalah hukum Alam, hukum ini kan tetap berlaku selama hidup di dunia. Sebagaimana disebutkan ilmuwan Pascal, bahwa Tekanan berbanding lurus dengan Gaya dan berbanding terbalik dengan luas permukaan. Hukum ini juga berlaku pada alur hidup manusia, siapa-siapa yang kebanyakan “gaya” dalam hidup maka akan mengalami “tekanan” yang besar pula. Sebaliknya jika kita berusaha meluaskan hati/pikiran untuk menerima perubahan maka tekanan pun akan menurun.

Cashflow Kuadran Sebagai Panduan Berkarir

Setiap peserta didik yang lulus diharapkan dapat merasakan semua tahapan dari cashflow kuadran. Kuadran tersebut terdiri dari 4 tahapan yang disingkat dengan E.S.B.I. E (Employee) atau pekerja, diharapkan sejak usia 15 tahun, peserta didik mengalami peran sebagai karyawan yang bekerja untuk orang lain dan menerima bayaran. S (Self-Employee) atau kerja untuk diri sendiri, dimulai ketika usia 20 tahun, peserta didik mulai menggabungkan pengalamannya bekerja dengan kemampuan pribadi sehingga dapat membuka usaha sendiri.

cashflow kuadran kiyosaki

Usia sekitar 27 tahun, peserta didik diharapkan sudah memperbesar jaringan usahanya sendiri dan memperkerjakan beberapa karyawan. Sehingga pada tahap B (bussiness owner) peserta didik tidak wajib untuk berkerja sendiri dalam mencari nafkah. Pada usia 45 tahunan, tentu banyak keuntungan yang telah diraup. Dan peserta didik sudah bisa menginvestasikan kekayaannya ke usaha-usaha lain yang populer. Pembagian laba usaha diperoleh menjadi pemasukan tambahan (pasif income) ketika memasuki usia senja.

Tulisan saya kali ini merupakan hasil kajian dari berbagai sumber yang terbukti valid dan menjadi acuan perekonomian nasional. Kuadran di atas merupakan teori yang dipopulerkan oleh Robert T. Kiyosaki dan banyak digunakan oleh pengusaha sukses. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menghantarkan ke kesuksesan sesungguhnya.

About Yan Surachman 23 Articles
Belajar adalah cara terbaik untuk memperbaiki hidup. Setiap kesalahan yang dibuat kemarin, sebisa mungkin dihindari hari ini. Sehingga besok menjadi hari yang lebih baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


five × 2 =