Buku Belajar Di Rumah Sangat Penting

Buku belajar di rumah merupakan komponen penting yang harus diperhatikan. Ketersediaan buku untuk pelajaran di rumah merupakan faktor penting pembentuk budaya literasi yang konsisten bagi murid (peserta didik). Guru atau pengajar boleh saja berbicara banyak tentang literasi di sekolah namun jika tidak didukung kebiasaan di rumah maka itu hanya seperti angin lalu yang tidak memiliki arti.

Buku Belajar Di Rumah
Gambar Ilustrasi Buku Untuk Belajar Di Rumah

Berdasarkan Wikipedia versi Indonesia, buku diartikan sebagai kumpulan kertas atau bahan lain yang dijilid pada salah satu ujungnya berisi tulisan, gambar, atau tempelan. Setiap sisi pada lembaran kertas pada buku disebut dengan halaman. Tentu saja pengertian dari wikipedia ini belum menjangkau evolusi buku di era digital.

Buku untuk pelajaran kini tidak hanya berbentuk cetak, namun juga berbentuk digital. Wali peserta didik harus memahami bahwa kekayaan bahan bacaan di rumah juga dapat dimiliki lewat media internet. Kekayaan bahan bacaan digital ini bisa jadi lebih murah dari pada versi cetaknya. Baik buku cetak maupun buku digital keduanya mendukung literasi peserta didik sekaligus mempermudah peserta didik untuk menguasai materi pelajaran.

Dalam sebuah proses belajar klasikal, saya menemukan beberapa peserta didik yang terlihat malas membaca dan menulis. Saya pun bertanya padanya, apa yang membuat kamu enggan membaca dan menulis? peserta didik menjawab bahwa tidak ada semangat untuk membaca lagi. Selanjutnya saya bertanya , apakah kamu mengalami kebosanan karena membaca buku lain di rumah? Peserta didik menjelaskan bahwa di rumah dia tidak memiliki buku untuk dibaca.

“Pengalaman Yan Surachman”

Sehingga jelas bahwa keberadaan buku bacaan di rumah peserta didik sangat diperlukan untuk mendorong budaya membaca. Bahkan peserta didik bisa dimotivasi dengan diajak ke toko buku yang memiliki beragam pilihan buku untuk dibaca. Dalam kasus ini, peran wali peserta didik sangat dominan dalam membentuk budaya baca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 17 =